Ads


» » » Calon Presiden Jokowi Bertemu Sri Sultan di Pendopo Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

 
Yogyakarta, BeritaRayaOnline,-Calon presiden Joko "Jokowi" Widodo membantah berita yang beredar bahwa ia telah melobi petinggi partai agar dicalonkan pada Pemilu Presiden 2014. Gubernur DKI Jakarta non-aktif ini menilai, pemberitaan itu aneh.

"Saya tidak menyorong-nyorongkan diri, saya tak ngemis-ngemis, untuk menjadi presiden," ujarnya saat bertemu relawan di Gedung PDHI, alun-alun Keraton Yogyakarta, Senin (2/6/2014) siang.

Seusai berbicara demikian, salah satu relawan berkomentar. "Makanya, marah dong, Pak."

"Dikira saya ndak bisa marah apa!" ujar Jokowi sambil menunjuk sang relawan.

Dahinya berkerut menunjukkan wajah serius. Para relawan pun sempat terdiam melihat reaksi Jokowi.

  Kemudian, tidak berselang lama, Jokowi kembali tersenyum. "Masak marah-marah harus teriak. Marah itu keluar pada hal-hal yang prinsipiil. Kalau prinsip, ya tegas," ujar Jokowi.

Di gedung tersebut, Jokowi mendeklarasikan sekitar 20 kelompok relawan. Para relawan itu memberikan surat pernyataan dukungan ke Jokowi. Acara itu dihadiri sekitar 500 relawan.

Bertemu Sri Sultan
Calon presiden Joko Widodo mengakui jika dirinya memiliki banyak persamaan dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X.

"Dalam perjalanan kariernya, beliau itu telah memanusiakan manusia. Saya sama Pak JK mengikuti apa yang dikerjakan beliau," ujarnya seusai bertemu Sri Sultan di pendapa Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Senin (2/6/2014).

Jokowi pun mengaku sangat sejalan dengan Sri Sultan dalam sejumlah sektor, baik bidang maritim, kebudayaan, maupun ekonomi.

"Saya menyerap prinsip, filosofi, pemimpin yang harus hadir di tengah rakyat dan menjadi sandaran rakyat," lanjutnya.

Jika terpilih menjadi presiden, lanjut Jokowi, dirinya akan menjadikan nilai dan filosofi yang dimiliki Sri Sultan untuk membangun bangsa ini.

Jokowi melaksanakan pembicaraan tertutup dengan Sri Sultan. Pembicaraan itu hanya dilaksanakan oleh Jokowi dan Sri Sultan. Sementara itu, Jusuf Kalla hanya menunggu di luar ruangan VIP bersama para komponen pendukung. Pembicaraan antara kedua tokoh itu berlangsung sekitar 60 menit.(kompas.com/jitro/flora k/pls)


 

 

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini