Ads


» » » Sekjen Kementerian Pertanian Resmikan Stasiun Pengujian Buss Perlindungan Varietas Tanaman di Lembang

Lembang, BeritaRayaOnline,- Pembangunan stasiun pengujian BUSS PVT telah dimulai sejak 2O12 sampai dengan 2O13 di atas lahan seluas 3,5 hektar.Lahan ini adalah milik negara dengan sertifikat atas nama Badan Litbang Pertanian (No.1O.12.37.O6.4.4.OOO4).

Di atas lahan 3,5 hektar ini telah dilengkapi dengan bangunan seluas 17OO M2 terdiri dari ruang pengamatan tanaman, green house, kantor laboratorium uji benih, ruang foto grafi tanaman cold storage serta mess pemeriksa PVT dan fasilitas pendukung lainnya.

Demikian dilaporkan Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Ir.Suharyono, MSi , pada acara peresmian  pembangunan Stasiun Pengujian BUSS Pusat PVTPP di Kampung Manako ,Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Jawa Barat, oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian Ir.Hari Priyono, M.Si , Rabu ( 14/5/2014).


Dengan selesai dibangunnya stasiun pengujian BUSS untuk tanaman dataran tinggi diharapkan sudah dapat dilaksanakan di stasiun ini terhitung setelah diresmikan pada Rabu (14/5/2O14), sehingga pengujian BUSS tidak lagi menggunakan metode Breeder Test jika memungkinkan.

"Diharapkan segala upaya yang dilaksanakan oleh pusat PVTPP ini mendapat dukungan dari para stakeholder dan semua lapisan masyarakat dalam berkontribusi untuk membangunan pertanian yang tangguh dan kemajuan industri benih nasional yang berdaya saing demi kemakmuran rakyat Indonesia," katanya.

Untuk mengetahui apakah varietas yang dimohonkan hak PVT memenuhi unsur unik, seragam, stabil, maka diwajibkan dilakukan pengujian Subtantif (uji BUSS) di lahan yang memenuhi ketentuan pengujian.

Dikarenakan pusat PVTPP belum memiliki lahan pengujian sendiri maka selama ini uji BUSS dilaksanakan dengan tiga metode yaitu Growing Test, Breader Test dan pemeriksaaan dokumen.Pada metode Growing Test dan Breader Test Pusat PVTPP harus bekerjasama dengan pihak lain maupun dengan pemohon yang memiliki lahan.

Sejak 2OO4 s/d 2O14 jumlah permohonan hak PVT semakin meningkat setiap tahunnnya sehingga kegiatan pengujian BUSS juga semakin meningkat, sedangkan pusat PVTPP masih tergantung kepada lahan pengujian pihak lain.Dengan dasar tersebut dan supaya pengujian BUSS juga lebih independent efektif dan efisien maka sudah sangat mendesak untuk pusat PVTPP memiliki lahan pemeriksaan substansi secara mandiri terutama untuk tanaman dataran tinggi dikarenakan permohonan hak PVT didominasi komoditi tanaman dataran tinggi.(lasman simanjuntak)

Teks Foto : Kantor Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perlindungan Pertanian, Stasiun Pengujian BUSS Jalan Manako, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Jawa Barat. (Foto: Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini