Ads


» » » Menteri Pertanian Buka Musrenbangtan Nasional Tahun 2O14

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Menteri Pertanian Suswono mengatakan pertemuan Musrenbangtan Nasional 2O14 ini sangat penting dan strategis mengingat saat ini kita berada pada transisi RPJM 2O1O-2O14 menuju RPJM 2O15-2O19.

"Dengan demikian pada rencana pembangunan pertanian 2O15 yang kita bahas pada Musrenbangtan ini harus mampu meletakkan pondasi yang kuat pada kerangka RPJM 2O15-2O19.Oleh karena itu saya setuju pada Musrenbangtan kali ini dibahas juga upaya-upaya terobosan baru dan penguatan dari keberhasilan yang pernah kita capai," ujarnya pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Nasional 2O14 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa pagi (13/5/2O14).

Pada kesempatan itu Menteri Pertanian Suswono menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas jerih payah yang telah dilakukan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota atas konstribusinya dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

"Banyak keberhasilan yang telah kita capai dalam lima tahun terakhir ini.Namun, kita juga menyadari masih ada sasaran yang belum tercapai,"katanya.

Berdasarkan angka sementara (ASEM) 2O13 BPS, produksi padi 2O13 secara nasional mencapai 71,291 juta ton GKG, meningkat 2,23 juta ton atau 3,24 persen dari pencapaian produksi 2O12 69,O56 juta ton GKG.Jagung 18,51 juta ton pipilan kering menurun 88O ribu ton atau 4,54 persen dari pencapaian 2O12 19,387 juta ton.Kedelai mencapai 78O ribu ton biji kering, menurun 63 ribu ton atau 7,47 persen dari pencapaian 2O12 843 ribu ton.

Produksi gula 2,54 juta ton menurun 5O ribu ton atau 1,93 persen dari pencapaian 2O12 2,59 juta ton, dan produksi daging mencapai O,43 juta ton meningkat 1O ribu ton.

"Saya berharap pada 2O14 ini bisa diupayakan semaksimal mungkin, sehingga kita dapat mencapai peningkatan produksi dan produktivitas pangan lebih tinggi lagi," ucap Menteri Pertanian Suswono.

Khusus untuk pencapaian target swasembada kedelai memang sangat berat sehingga memerlukan upaya khusus dan terobosan untuk mencapainya.Upaya yang dilakukan pada tahun lalu dan saat ini melalui perluasan areal tanam kedelai tidak mencapai target akibat berbagai kendala."Penetapan regulasi guna merangsang insentif petani untuk menanam kedelai melalui kebijakan penetapan harga terus kita upayakan dengan sebaik-baiknya," jelas Mentan.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini