Ads


» » » Kementerian Pertanian Targetkan Produktivitas Singkong 40-60 Ton Per Hektar

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produktivitas singkong di tingkat petani mencapai 40-60 ton per hektar. Meskipun target tersebut masih jauh dari angka produktivitas yang baru tercapai rata-rata 18,7-19 ton per hektar.

"Di tingkat petani, target rasional yang bisa dicapai 40-60 ton per hektare. Tapi idealnya masih jauh sekali," kata kata Direktur Pascapanen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Pending Dadih Permana di sela-sela diskusi yang bertajuk 'Roundtable Singkong', Kamis (15/5/2014).

Kendati demikian, ada beberapa di tingkatan industri kecil yang produkvitasnya mencapai 120 ton per hektare. Setidaknya sudah mendekati potensi genetik.

"Sekarang kan singkong sudah ditetapkan menjadi komoditas strategis yang akan diakselerasi, jadi diharapkan bisa meningkat,"katanya.

Berdasarkan data sementara dari Badan Pusat Statistik pada 2013, luas panen singkong seluas 1,6 juta hektar, produktivitas 224,49 kuital per hektar dan produksi 23 juta ton.

Jika dirata-rata dari 2009, produkvitas naik 4,64 persen, produksi naik 2,04 persen, tetapi luas panen mengalami penurunan 2,48 persen.

Dadih menjelaskan penyebab penurunan luas panen, di antaranya alih komoditas yang lebih menguntungkan seperti tebu, sawit dan hortikultura. Harga kurang menarik saat panen serta industri olahan ubi kayu belum merata di sentra produksi, sehingga petani kesulitan pemasaran.

"Petani singkong relatif miskin, berada pada kawasan marjinal. Jadi diajak bercocok tanam dengan teknologi juga sulit, mengubah 'mindset' (pola pikir) butuh waktu," jelasnya.

Dadih mengatakan, berbagai kendala juga terjadi di daerah-daerah, salah satunya terkait alokasi APBD untuk pembiayaan pertanian.(dbs/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini