Ads


» » » Seminar Roh Nubuat Pdt.Elisa Gultom di Jemaat Jatinegara : Penghakiman Saat Ini Sedang Berlangsung di Surga !

 
Teks Foto : Pendeta Elisa Gultom sedang menyampaikan Khotbah berjudul "Penghakiman" di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Jatinegara, Jakarta Timur, Sabat (Sabtu, 5April 2014). (Foto : Pulo Lasman Simanjuntak/ BeritaRayaOnline).

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Menghadapi pakta pengadilan pra-advent (investigative judgesement) nubuatan 2300 pagi dan petang, penghakiman , demikian judul khotbah Pdt.Elisa Gultom di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Jatinegara, Sabat (Sabtu, 5 April 2014).

"Khotbah ini mendesak untuk diketahui umat advent, karena hanya gereja advent yang tahu pengadilan pra-advent. Selain itu gereja advent tahu adanya pekabaran tiga malaikat," katanya memulai khotbah dengan ayat bersahutan Mazmur 92 : 13-16 dan ayat inti Wahyu 14 :7, yang siang sampai Sabat sore dilanjutkan dengan seminar Roh Nubuat "Sepuluh Rambu Untuk Tabiat yang Sempurna".

Sambil mengutip buku Roh Nubuat Alfa & Omega jilid 8 halaman 511 pelajaran mengenai tempat kudus dan pengadilan pemeriksaan harus dimengerti dengan jelas oleh umat Allah.Pdt.Elisa Gultom berkata," Inti pekabaran gereja advent saat ini adalah penghakiman, sebab jutaan orang masih belum mengetahui tentang penghakiman. Pekabaran tiga malaikat dalam Wahyu 14 : 7, harus dikabarkan gereja advent ke seluruh dunia."

Menurut Pdt.Elisa Gultom yang menamatkn pendidikan dari UNAI (Universitas Advent Bandung) yang dulu disebut ITKA (Institut Theologia Keguruan Advant) tahun 1974, kemudian meneruskan pendidikannya di AIIAS memperoleh gelar Master di bidang Pastoral,  sejak 22 Oktober 1844 sampai sekarang ini (tahun 2014) telah berlangsung penghakiman. Selesai penghakiman bagi orang-orang yang telah mati akan dilanjutkan untuk orang-orang yang masih hidup.

Mengutip Daniel 8 : 14, maka ia menjawab" "Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar." Dunia tak mengenal apa itu penghakiman. Dunia Kristen lain tak tahu tentang penghakiman. Hanya orang advent yang tahu pekabaran tiga malaikat.

Pekabaran tiga malaikat dalam Wahyu 14 : 6-7, "Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa, dan kaum.Dan ia berseru dengan suara nyaring : Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan semabahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air."

"Penghakiman sudah dekat. Siapkah saudara semua.Dunia akan dipaksakan sucikan Hari Minggu. Hukum moral tak boleh diganti dengan hukum dunia, misalnya hukum adat istiadat," ucapnya.
Pdt.Elisa Gultom yang pernah bekerja 12 tahun di mission daerah Jawa Timur sebagai Gembala, Guru Alkitbab, dan Direktur Departemen kemudian pindah ke Jakarta Konferens sebagai Guru Alkitab dan Direktur Departemen Penatalayanan dan Kependetaan ini, mengambil kutipan dalam 1 Petrus 4 : 17, "Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi.Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah."

" Lihatlah, penghakiman dimulai pada rumah Allah yaitu orang-orang advent. Penghakiman dimulai saat ini pada orang-orang yang sudah mati. Penghakiman saat ini sedang berlangsung di Surga," tegasnya.

Wahyu 20 : 12, "Dan aku melihat orang-orang mati, besar, dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab.Dan dibuka juga sebuah kitab lain yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab 
itu."

"Masa pemeriksaan hukuman dimulai. Dihakimi menurut buku catatan seperti tertulis dalam Wahyu 20:12. Roh nubuat mengatakan, semua perbuatan kita dan segala jenis-jenis dosa dicatat. Bila  seseorang mempunyai dosa-dosa yang masih tinggal dalam buku-buku catatan belum disesali dan belum diampuni," ucapnya.

Sekarang kapan giliran kita diperiksa ? Pdt.Elisa Gultom mengulangi lagi perkataan bahwa penghukuman sekarang ini sedang berlangsung dalam Kaabah di Sorga. Sejak bertahun-tahun pekerjaan ini telah berlangsung.

Jubah mereka harus tak bercacat.Dan, tabiat mereka sudah disucikan dari segala jenis dosa. Yudas 1: 24 berkata, bagi Dia yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaanNya.Inilah pekabaran penghakiman. Wahyu 7 :3, katanya: janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka.

"Kalau kita sudah dimeteraikan tak goyang, teguh dan seatle.Tak goyang pada godaan dunia," pesannya.

Markus 13 : 36-37, " Supaya kalau ia tiba-tiba datang, jangan kamu didapatinya sedang tidur.Apa yang kukatakan kepada kamu.Kukatakan kepada semua orang :berjaga-jagalah!". Membuat persiapan sekarang dengab meninggalkan semua dosa di kalangan umat yang hidup di atas dunia (dimeteraikan).Pernyataan (penghakiman) yang sangat hikmat ini, bukan saja dapat terjadi bagi orang-orang dunia, tetapi juga bagi anggota gereja kita bahwa Hari Tuhan itu dan segera dan secara tiba-tiba dan tidak terduga (Roh Nubuat, FE Hal 336).

"Saat ini kita sedang perang dengan menyangkal diri kita. Mau ikut Yesus harus sangkal diri, dan pikul Salib.Bagaimana kita harus seperti Yesus. Umat Tuhan sebelum masuk pintu gereja harus melepaskan semua atribut-atribut kemanusian . Di depan pintu gereja kita harus melepaskan semua jabatan-jabatan di dunia, apa dia seorang direktur atau manajer perusahaan.Tinggalkan semua atribut, supaya di dalam gereja kita bisa saling mengampuni. Pastikan anda sudah diampuni dan saling mengampuni," katanya.

Bagaimana berjaga yang benar ? Bekerja dan berdoa. Pastikan sekali lagi semua dosa kita telah diampuni. Roma 8: 1, "Demikian sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus."  Yesaya 61 : 10, "Aku bersuka ria di dalam Tuhan, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepada dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya."

"Kalau kita sudah pakai jubah kebenaran, maka tak perlu takut penghakiman. Kalau orang sudah memakai jubah kebenaran, maka akan melakukan penurutan kepada semua hukum," katanya seraya mengutip  Yeremia 23 : 6, "Dalam zamannya yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram, dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya :Tuhan keadilan kita."

Dengan memakai jubah kebenaran, kita akan senantiasa menyenangkan hati Tuhan. Mazmur 40 : 9," aku suka melakukan kehendak-Mu, ya, Allahku:Taurat-Mu ada dalam dadaku." Bahkan, lanjut Pdt.Elisa Gultom,  kalau kita sudah memakai jubah kebenaran kita diberi KUASA dan BERTUMBUH. Efesus 4 : 15," tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus yang adalah Kepala." Amsal 24 : 16, " sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana."

"Orang pakai jubah kebenaran pasti siap hadapi pengadilan Surga. Kita akan bertumbuh tiap-tiap hari dalam kehidupan kerohanian. Bertumbuh, pakai jubah kebenaran. Kalau kita sudah bertumbuh, tetapi kita masih 'telanjang' . Telanjang beraarti tak pakai jubah, tak siap hadapi pengadilan Surga. Janganlah melayani Tuhan dengan setengah hati," kata Pdt.Elisa Gulton yang mengakhiri seminar Rohan Nubuat di GMAHK Jemaat Jatinegara dengan tanya jawab bersama jemaat hingga Sabat sore sekitar pukul 17.00 WIB. (Pulo Lasman Simanjuntak)


 

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini