Ads


» » » Dokter Umum Diharapkan Bisa Memaksimalkan Pelayanan terhadap Pasien TB

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Banyaknya pasien Tuberkulosis (TB) yang terdata setiap harinya membuat dokter spesialis paru dan penyakit dalam kewalahan. Maka itu, pentingnya membagi ilmu penanganan TB kepada dokter umum diharapkan bisa memaksimalkan pelayanan terhadap pasien TB. 

Hal itu diungkapkan dr Zulkifli Amin PhD, FCCP, dokter spesialis penyakit di FKUI. Menurutnya, 40 persen pasien yang ditangani dokter paru dan penyakit dalam merupakan pasien TB. 

“Setiap harinya, pasti ada saja pasien TB yang datang. Baik yang sudah positif TB atau baru sampai di gejala,” ulas dokter yang sehari-hari berpraktik di RSCM dalam Simposium Nasional dan Seminar Awam TB Bisolvon dalam rangka Hari TB Sedunia 2014, Sabtu (29/3/2014). 

Menurutnya, seringkali pasien TB yang datang sebelumnya baru pada tahap gejala. Namun, gejala TB tersebut tidak didiagnosis TB oleh dokter umum. “Jangankan masyarakat awam. Dokter umum juga seringkali memiliki keterbatasan dalam melakukan diagnosa TB, karena kurangnya pemahaman akan gejala TB,” ungkapnya. 

Maka itu, dirinya mengapresiasi peran Bisolvon bekerjasama dengan Divisi Pulmonologi RSCM untuk memberi kesempatan bagi 1000 dokter umum untuk menambah pengetahuannya akan TB. 

“Kita tidak bisa menyalahkan dokter umum 100 persen, karena mereka juga ada keterbatasan. Tapi peran mereka untuk deteksi awal berbagai gejala TB sangat dibutuhkan untuk menekan kasus TB baru di Indonesia,” ulasnya.(dbs/lasman simanjuntak)



eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini