Ads


» » » Cegah Terjadinya Penularan HIV pada Perempuan Usia Produktif

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Kunci utama PPIA yaitu program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak   pertama,mencegah terjadinya penularan HIV pada perempuan usia produksif. Kedua, mencegah kehamilan yang tidak direncanakan pada ibu HIV positif. Ketiga, mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu hamil positif ke bayi yang dikandungnya. Keempat, memberikan dukungan psikologis, sosial, dan perawatan kepada ibu HIV postif beserta bayi dan keluarganya.

Demikian dikatakan oleh Menteri Kesehatan dr.Nafsiah Mboi, Sp A, pada acara temu media "Wanita dan HIV-AIDS" dalam rangka memperingati Hari Kartini di Kementerian Kesehatan di Jakarta, Kamis siang (24/4/2014)."Jumlah kumulatif AIDS menurut pekerjaan tahun 1987 sampai 2013 ternyata ibu rumah tangga 6.250 orang terinfeksi HIV," jelasnya.

Cakupan PPIA  jumlah ibu hamil mendapatkan tes HIV 21.103 (2011), 100.926 (2013). Jumlah ibu hamil yang HIV postif, 534 (2011), 3.135 (2013). Ibu hamil yang mendapat ARV, 601 (2011), 1.544 (2013). Bayi HIV postif dari ibu positif 75 (2011), 106 (2013).U"Untuk anak 0-4 tahun HIV postif ternyata mereka datang ke pusat layanan kesehatan, anak-anak tersebut sudah tahap AIDS. Ini dosa besar" tegas Menkes.

Upaya Kementerian Kesehatan program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak yaitu 236 puskesmas memiliki tenaga terlatih PPIA terdiri 166 pkm pelatihan PPIA didukung GF/SR. 93 kabupaten/kota melaksanakan intensifikasi PPIA terintegrasi pada ANC." Ada 26 rumah sakit yang telah memiliki alat pemeriksa EID atau early infant diagnosis. Ini merupakan rumah sakit pemeriksaan pada bayi baru lahir dapat diketahui positif atau tidak terinfeksi HIV," katanya.

Upaya strategis terhadap 3 M (Mobile Man With Money) , intensifikasii pencegahan melalui intervensi struktural denganfokus pada Lelaki Beresiko Tinggi/LBT. Di tempat kerja, peran sektor swasta, peran aktif pimpinan perusahaan dan personalia, terintegrasi dalam K 3 (keselamatan dan kesehatan kerja). Di lokasi transaksi seks beresiko (hotspot), program pencegahan penularan melalui transmisi seksual (PMTS) berupa komitmen stakehoolder lokal untuk pemberdayaan pekerja seks, promosi penggunaan kondom dan pemeriksaan IMS. Hal ini melibatkan pemberdayaan komunitas masyarakat. Penguatan sistem, perluasan dan mutu layanan kesehatan yang berkesinambungan.

Pasien on ART (dewasa dan anak) s/d Februari 2014 (41.560 ODHA). Rejimen ARV anak yang tersedia , pediatric Triple FDC (ZDV+3TC+NVP dan D4T+3TC+NVP).Pediatric Dual PDC (D4T+3 TC), ZDV 100 mg dan ABC 300 mg. (lasman simanjuntak)


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini