Ads


» » » Upaya Kementan Dalam Mengendalikan Serangan OPT dan Banjir



Jakarta,BeritaRayaOnline.Com,-Perkembangan serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), luas areal terkena banjir dan kekeringan pada tanaman padi berdasarkan laporan dari Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi tanggal 13 Februari 2014 yang diterima oleh Kementerian Pertanian, pada periode Januari 2014, luas area padi yang mengalami puso karena serangan OPT dan banjir seluas 114.889 ha (7,96% dari luas tanam 1.443.926 ha).

Luas puso terbesar pada periode tersebut adalah banjir seluas 114.867 (7,96% dari luas tanam 1.443.926 ha) terutama di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Selatan. Puso disebabkan OPT seluas 22 ha (0,004% dari luas tanam 1.443.926 ha) terjadi di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian dalam mengendalikan serangan OPT dan menangani banjir serta kekeringan diantaranya melakukan pengendalian OPT utama pada tanaman padi seluas 786.817 ha, rencana kegiatan pengendalian SLPHT tanaman pangan tahun 2014 sebanyak 1.000 unit, rencana kegiatan SLI tanaman pangan tahun 2014 sebanyak 120 unit, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait serta melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap perkembangan luas serangan OPT dan DPI.

Demikian siaran pers Biro Umum dan Humas Kementerian Pertanian yang disampaikan kepada redaksi BeritaRayaOnline di Jakarta, Jumat sore (7/3/2014). (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini