Ads


» » » Sembilan Ruas Proyek Pembangunan Jalan Tol Senilai Rp 25 Triliun Dapat Diselesaikan 2016

TeksFoto : Direktur Utama PT.Jasa Marga (Persero) Tbk Adityawarman tampil sebagai pembicara pada diskusi Forum Wartawan PU (Forwapu) di Jakarta, Selasa (25/3/2014). (Foto Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Jakarta, BeritaRayaOnline,- PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyatakan sembilan ruas proyek pembangunan jalan tol dengan nilai investasi Rp25 triliun dapat diselesaikan pada 2016. Namun, meski ditargetkan 2016, beberapa bagian dari sembilan ruas jalan tol tersebut sudah ada yang beroperasi di tahun ini.

Demikian diungkapkan Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman dalam diskusi terbatas Forum Wartawan PU (Forwapu) di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa (25/3/2014).

Dia menjelaskan, sembilan ruas jalan tol yang ditargetkan pada 2016 selesai ini, Jasa Marga tidak membangunnya sendiri, melainkan bekerja sama dengan Astra Toll, seperti pada ruas Mojokerto-Jombang. Kemudian, tol JORR W2 utara Kebon Jeruk-Ulujami akan siap beroperasi sebelum bulan puasa.

"Kalau sembilan ruas ini beroperasi bisa mengurangi 25 persen volume kendaraan," kata dia.

Namun, Adityawarman mengaku, untuk saat ini jalan tol sudah tidak bisa dikatakan sebagai jalan yang dapat mengatasi kemacetan. Pasalnya, pertumbuhan jumlah kendaraan tidak dapat diimbangi oleh perkembangan infrastruktur.

"Jalan tol tidak bisa mengatasi kemacetan, itu salah satu fasilitas untuk pertumbuhan kendaraan. Hampir 20-30 persen cukup bagus untuk mempelancarkan lalu lintas Jakarta," pungkasnya.

Adapun, dari sembilan ruas jalan tol, untuk ruas tol Semarang Ungaran-Bawean bisa dioperasikan April 2014, selanjutnya Bawean-Solo dalam tahap pembebasan lahan. Krian-mojokerto akhir tahun atau awal tahun akan selesai.

Tol Porong-gempol kontruksi selesai akan selesai Juni tahun ini.  Kemudian, tol Pandaan-Malang akan dikerjakan karena trafic kendaraan menuju Malang mengalahkan Jagorawi.

Gempol-pasuruan dibuka sampai rembang yang beroperasi pada akhir tahun. Masalah tanah di Gempol karena harga tanah tinggi, maka meminta bantuan bupati. Ada pun, ruas tol Kunciran-Serpong. (dbs/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini