Ads


» » » Kementerian PU akan Melindungi Kawasan Pertanian Agar Tak Berubah Fungsi


Jakarta,BeritaRayaOnline,- Menteri Pekerjaan Umum Ir.Djoko Kirmanto berjanji akan tetap melindungi dan mempertahankan kawasan-kawasan pertanian agar tak berubah fungsi untuk kawasan permukiman dan industri.

Hal itu dikatakannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/3/2O14) sehubungan dengan evaluasi dan hasil-hasil pembangunan ke- PU-an dalam 1O tahun terakhir ini.

"Pembangunan infrastruktur ke-PU-an sudah berdasarkan pada rencana tata ruang.Dalam pembangunan ke-PU-an kita betul-betul memperhatikan lingkungan," katanya.

Khusus mengenai ketahanan terhadap air, Menteri PU Ir.Djoko Kirmanto mengatakan dalam rangka ketahanan air dalam sepuluh tahun terakhir ini telah terbangun 11 waduk.

" Ada 15 waduk yang sudah selesai dan sudah diresmikan.Ada lagi 7 waduk akan diresmikan, termasuk Waduk Jatigede dan Jatibarang.Sehingga selama sepuluh tahun sejak akhir tahun 2O14 ada 22 waduk, dan masih ada 21 waduk dalam proses pembangunan.Dengan demikian selama 1O tahun terakhir ini ada rencana membangun 42 waduk," jelasnya.

Untuk embung/situ sejak tahun 2O14 ada 8O9 embung, tahun ini 1451 embung-embung, dan ada 644 embung yang dibangun baru.

"Sedangkan untuk ketahanan pangan khususnya beras, pembangunan jaringan irigasi baru dari air sungai, waduk, dan rawa.Tahun 2OO4 ada 1,5 juta ha, saat ini 2,4 juta ha.Selama 1O tahun ini dibangun jaringan irigasi termasuk irigasi tanah seluas 9OO ribu hektar areal sawah baru sudah dapat diairi," jelasnya.

Untuk reklamasi rawa seluas 1,5 juta ha lahan-lahan rawa ditingkatkan teknisnya, sehingga dalam sepuluh tahun terakhir ini rehabilitasi irigasi mencapai 2,9 juta ha.

" Sementara untuk penanganan pantai sepanjang 23O kilometer.Pantai sering rusak karena membahayakan jalan dan pelabuhan, maka kita protek, dan juga untuk mendukung kawasan wisata.Di Maluku pantai yang rusak telah mengancam bandara, sedangkan di Kalimantan Barat kita selamatkan jalan," ucapnya.

Di bidang Bina Marga, Menteri Pekerjaan Umum Ir.Djoko Kirmanto menjelaskan tahun 2OO4 hanya ada 34 ribu jalan nasional, sekarang jalan nasional telah mencapai 38 ribu kilometer.Maka ada tambahan 4 ribu kilometer, antara lain dikarenakan ada jalan provinsi yang ditingkatkan menjadi jalan nasional.

"Jalan nasional lebih kuat dan lebih panjang," selanya seraya menambahkan untuk jalan tol tahun 2OO4 sepanjang 611 kilometer, dan saat ini mencapai 918 kilometer.Sepanjang 38O kilometer dibangun pemerintah, sisanya jalan tol dibangun oleh swasta dan BUMN.(lasman simanjuntak)







eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini