Ads


» » » Beberapa Ruas Jalan Tol Tingkat Pengembalian Investasinya Rendah

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Walaupun pemerintah telah berkomitmen untuk mendukung pembiayaan pembebasan tanah, namun masih terdapat beberapa ruas jalan tol yang tingkat pengembalian investasinya rendah sehingga menurunkan minat investor.

Demikian sambutan tertulis Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto yang dibacakan oleh Danis H Sumadilaga, Kepala Puskom Publik Kementerian PU ketika membuka diskusi Forum Wartawan PU (Forwapu) di Jakarta, Selasa (25/3/2O14).Tema diskusi yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui percepatan pembangunan jalan tol dan aneka persoalan yang menghambatnya.

Menurut Menteri PU Djoko Kirmanto saat ini kita juga menghadapi kesulitan untuk memperoleh sumber-sumber pendanaan jangka panjang untuk pembangunan jalan tol.

"Pihak perbankan umumnya hanya bersedia membiayai proyek infratsruktur yang jangka waktu pengembalian investasinya adalah 7 sampai 12 tahun, sedangkan pengembalian investasi infrastruktur jalan tol pada umumnya membutuhkan waktu lebih dari 12 tahun,"katanya.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan pemerintah akan terus berkomitmen untuk mendukung percepatan pembangunan jalan tol di Indonesia yang telah dilakukan oleh pemerintah antara lain (1) penetapan peraturan perundangan yang mendukung percepatan jalan tol ,(2)perkuatan kerangka kerja institusi dan pengaturan jalan tol melalui pembentukan Badan Pengatur Jalan Tol, (3)membentuk komite kebijakan percepatan pembangunan infrastruktur (KKPI) termasuk penetapan program MP3EI oleh Menko Perekonomiabn ,(4)menyusun perjanjian pengusahaan jalan tol yang bankable dan investor friendlyn (5)menyusun formulasi yang tepat untuk penyesuaian tarif tol serta (6) pengelolaan resiko pembebasan tanah dengan penyiapan mekanisme revolvibg fund melalui Badan Layanan Umum (BLU) BPJT dan land capping.

Selain itu melalui program MP3EI yabg telah diimplementasikan sejak 2O11 hingga 2O14, telah terdapat tiga proyek jalan tol yang sudah diresmikan (Tol JORR W2 Utara, tol Bali Mandara, dan tol Semarang-Ungaran) serta tujuh proyek jalan tol yang telah di ground breaking (tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, tol Cinere Jagorawi, tol Cikanpek-Palimanan, tol Solo-Ngawi, tol Ungaran-Bawen, tol Gempok-Pandaan dan tol Cisumdawu).

"Pemerintah, badan usaha, maupun swasta untuk dapat turut serta dan berinvestasi dalam pembangunanb infratsruktur jalan tol dan terus mengembangkan skema-skema pembiayaan yang lebih kreatif dan inovatif termasuk memberikan penugasan khusus kepada BUMN dalam rangka mempercepat pembangunan jalan tol di Indonesia," ujar Menteri PU Djoko Kirmanto.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini