Ads


» » » Dirjen Bina Marga : Tenaga dari TNI-AD Dalam Perbaikan Jalan Rusak di Pantura Sangat Bermanfaat dan Efektif

Jakarta, BeritaRayaOnline.Com, Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum Ir.Djoko Muryanto menjelaskan dalam tanggap darurat perbaikan jaringan jalan yang rusak di kawasan Pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan melibatkan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat ( TNI AD) akan berlangsung 8 Februari s/d 28 Februari 2014 ( 18 hari).

"TNI memberikan bantuan tenaga kerjanya, sedangkan bahan dan alatnya tetap dari Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. Namun, bila Zeni TNI AD dapat menyediakan alat, ya kita sewa. Tiap tim yang melibatkan tentara selalu menyertakan dua orang dari Ditjen Bina Marga. Tenaga dari TNI AD atau Kodim setempat dalam perbaikan jalan rusak di Pantura ini sangat bermanfaat dan efektif," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan usai acara penandatanganan kontrak team consultant (CTC) regional road development project (RRDP) ADB Loan No.2817-INO di Jakarta, Selasa (12/4/2013).

Menurut Dirjen Bina Marga Ir.Djoko Muryanto,  bantuan tenaga dari TNI-AD hanya untuk tanggap darurat perbaikan kerusakan jalan Pantura di Jawa Barat dan Jawa Tengah."Di Jawa Barat, misalnya, melibatkan 3 SSK. Namun, semua dalam kontrol, kendali, dan tanggungjawab kita,"ujarnya.

Menyinggung tentang anggaran/dana, Dirjen Bina Marga mengatakan dana Rp 274 miliar untuk seluruh pekerjaan dan ada yang permanen, diambil dari anggaran rutin Ditjen Bina Marga."Jadi perbaikan jalan di Pantura yakni untuk tanggap darurat mulai Januari sampai Februari 2014 dan untuk pekerjaan permanen Maret sampai Juni 2014," katanya.

Ir.Djoko Muryanto menambahkan sepanjang Januari 2014 ini cuaca ekstrem, turun hujan deras menyebabkan permukaan air laut naik. Sungai tak mampu lagi menampung kapasitas air, dan kebetulan pertemuan ada di kawasan Pantura.

"Kawasan Pantura direndam banjir bandang. Padahal aspal 'takut' sama air. Belum lagi jalan tergenang air berhari-hari masih dibebani lagi angkutan berat truk dan tronton yang lewat tiap hari. Terjadilah kerusakan jalan yang luar biasa di kawasan Pantura . Ditjen Bina Marga menyiapkan strategi. Sampai akhir Februari jalan aspal masih basah sehingga aspal tak bisa lengket. Namun, kita jaga supaya jalan itu tetap fungsional walaupun kendaraan bergerak lambat. Kita juga urug dengan agregat atau pakai bahan-bahan bekas. Ini bukan pekerjaan permanen, tetapi ditutup sementara," jelasnya. (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini