Ads


» » » Tarif Air PDAM Harus Wajar Untuk Tekan Kebocoran

Jakarta,BeritaRayaOnline,-"Walaupun kebocoran atau kehilangan air PDAM turun sedikit mencapai 32 persen, tetapi syarat untuk menekan angka kebocoran yaitu tarif atau harga air PDAM harus benar dan wajar.Saya tidak mau menyebutkan angka nominalnya.Namun, pada prinsipnya tarif air minum harus wajar," jawab. Ir.Tamin M Zakaria Amin Kepala BPPSPAM ,Kementerian Pekerjaan Umum ,menjawab pertanyaan wartawan BeritaRayaOnline dalam acara Media Gathering di Jakarta, Selasa sore (24/12/2O13).

Dijelaskannya dari 23O PDAM tarifnya masih di bawah biaya produksi."Pemda kami jelaskan pentingnya tarif atau harga air minum yang wajar.Selama tarif tidak wajar di bawah biaya produksi akan berdampak pada empat masalah," katanya.

Dampak pertama yaitu calon pelanggan harus menunggu lama sampai 2O tahun.Kedua, terjadi diskriminasi (orang kaya, kroni, keluarga, dst).Ketiga, terjadi uang siluman (mau nyambung PDAM bisa cepat pakai uang pelicin) dan keempat PDAM akan turunkan kualitas pelayanan seperti air PDAM hanya mengalir dua hari sekali atau dua jam saja dalam sehari, serta kualitas air PDAM yang jelek.

"Saya tidak bilang tarif dengan nilai nominal.Namun, pada prinsipnya tarif air minum harus wajar untuk tekan kebocoran," tegasnya.

Menjawab pertanyaan wartawan BeritaRayaOnline tentang restrukturisasi utang PDAM, Ir.Tamin M Zakaria Amin mengatakan ada masalah yang tak bisa diatasi soal restrukturisasi PDAM ini.

"Kementerian PU dan Kementerian Keuangan telah setuju program restrukturisasi utang.Ada lima PDAM yang telah dihapus utangnya hampir sebesar Rp 1 Triliun," ujarnya.

Lima PDAM yang dihapus utangnya yaitu PDAM Palembang, Kota Bandung,Semarang, Makassar, dan Kabupaten Tangerang, masing-masing memiliki utang di atas Rp 1OO miliar.

"Penghapusan utang telah disetujui Komisi V DPR RI dan ditandatangi oleh Presiden.Kami ditugasi mendampingi Komisi V DPR RI untuk mengunjungi kelima PDAM tersebut.Dan, alhamdulilah setelah melihat langsung kondisi kelima PDAM tersebut DPR langsung setuju penghapusan utang,"katanya.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini