Ads


» » » Sekjen Kementan : Petani Kita Masih Kuat dan Tangguh !


Jakarta, BeritaRayaOnline.Com,-" Masih muncul stigma yang mengatakan para petani kita bodoh, dan miskin modal. Namun, saya ingin melihat dari sisi atau angle lain bahwa petani kita sampai saat ini masih kuat dan tangguh. Bahkan  dalam produksi padi  petani kita tak kalahbila dibandingkan dengan para petani dari Thailand. Produktivitas petani Indonesia masih tinggi," ujar  Ir.Hari Priyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian ketika memberikan kata sambutan dalam pembukaan Pameran Foto Jurnalistik bertema "Kami Ada dan Butuh Perlindungan" di Gedung Pusat Informasi Agribisnis (PIA), Kementerian Pertanian di Jakarta, Rabu pagi (9/10/2013).

Dikatakan lagi oleh Sekjen Kementan Ir.Hari Priyono, berita yang sering menyebut petani kita terpuruk.Padahal, petani kita sebenarnya tidak terpuruk."Pilihan menjadi petani sudah jadi jalan hidup. Walaupun sering gagal panen, air tak tersedia, terjadi perubahan iklim, kekeringan, dan kurang pupuk, petani kita tetap tabah dan tetap luar biasa," pujinya.

Oleh karena itu, lanjutnya, petani kita juga butuh perlindungan. Karena banyak hal-hal dan kebijakan, tetapi sering mengabaikan para petani kita. "Lihat saja petani di Australia yang memiliki lahan di atas 10 hektare dengan menggunakan mekanis dan teknologi tinggi sehingga tetap efisien dan memperoleh perlindungan. Sementara petani kita dengan lahan sempit hanya 0,5 hektare tetap masuk dalam kategori miskin. Petani kita butuh perlindungan, dan jangan bikin kebijakan yang sebabkan distorsi," tegasnya.

Pada bagian lain dari sambutannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Ir.Hari Priyono menyinggung tentang tema  Pameran Foto Jurnalisitik yakni "Kami Ada Dan Butuh Perlindungan" yang sangat sederhana."Kami ada dan butuh perlindungan ini adalah suatu ekspresi bahwa pilar ekonomi Indonesia, salah satunya masih ditunjang oleh bidang pertanian ,"ucapnya. (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini