Ads


» » » PF2N 2013 di Yogyakarta Dapat Mendukung Terwujudnya Sasaran Indonesia Sehat 2020



Yogyakarta, BeritaRayaOnline.Com,-Visi Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) 2013 di Kota Yogyakarta adalah menjadikan festival hortikultura sebagai pencetus keinginan berinvestasi dalam agribisnis hortikultura Indonesia. Hal ini menjadi mungkin mengingat PF2N sebagai agenda nasional yang bertaraf internasional dan sekaligus merupakan pesta rakyat.

"Melalui PF2N ini saya berharap hortikultura Indonesia dapat berperan mendukung terwujudnya sasaran Indonesia dapat berperan mendukung terwujudnya sasaran Indonesia sehat 2020 sesuai dengan tema PF2N yaitu Hortikultura Nusantara Sebagai Gaya Hidup Sehat," ujar Menteri Pertanian Suswono pada saat membuka Pekan Flori dan Flora Nasional di Yogyakarta,RRabu (2/10/2013).


Pekan Flori dan Flora Nasional 2013 di Yogyakarta ini adalah yang ke-6 kali.PF2N pertama kali diadakan pada tahun 2008 di Tomohon, Sulawesi Utara. Tahun 2009 di Kota Tangerang Banten, tahun 2010 di Batam, tahun 2011 di Bali, dan tahun 2012 di Medan, Sumatera Utara.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan kharisma Kota Yogyajakarta dengan kultur budaya yang khas memiliki suasana "adem ayem dan tentrem" serta dengan kekayaan keanekaragaman kesenian, tentu akan membuat suasana menjadi sangat semarak."Dengan keramahan masyarakat Yogyakarta saya harapkan dapat membuat para peserta mampu menghasilkan ide-ide kreasi inovasi yang mampu meningkatkan pertumbuhan industri hortikultura," ujarnya.



"Saya gembira menyaksikan keterlibatan banyak pihak dalam PF2N ini. Kehadiran dan peran serta saudara, saya harapkan dapat mewujudkan sinergi konkrit dalam mewujudkan industri hortikultura yang unggul. Untuk itu saya mengharapkan kegiatan ini akan berlanjutpada tahun-tahun mendatang pada tempat yang berbeda agar masing-masing daerah mempunyai peran dalam menampilkan potensi hortikultura unggulan yang dimiliki," ujarnya.

 Begitu juga dengan penyelenggaraan yang berganti tempat setiapp tahunnya akan membawa dan memperluas wawasan pengetahuan banyak pihak di berbagai wilayah berbeda. Untuk PF2N tahun 2014saya mendengar bahwa sudah ada beberapa pemerintah kota yang secara resmi telah menyampaikan minatnya. Saya meminta semua pihak untuk bermusyawarah memutuskan lokasi yang tepat dan saya berharap kiranya Kawasan Timur Indonesia dapat diberi kesempatan menjadi tempat penyelenggaraan PF2N 2014," kata Menteri Pertanian Suswono mengakhiri kata sambutannya.


Sementara itu Direktur Jenderal Hortikultura ,Kementerian Pertanian,  Hasanuddin Ibrahim dala kata sambutan tertulisnya mengatakan Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) 2013 berlangsung dari tanggal 2-8 Oktober 2013 di KebunPemda DIY Yogyakarta Jalan Kenari, Timoho, Yogyakarta dengan tema "Hortikultura Nusantara Sebagai Gaya Hidup Sehat" atau Indonesian Horticulture A Healthy Lifestyle.

"Dengan tema tersebut kita mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan konsumsi buah dan sayur yang saat ini masih di bawah konsumsi masyarakat dunia sehingga terwujud masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. Selain itu kita mendorong peningkatan pemanfaatan florikultura sebagai sarana estetika yang dapat mengangkat budaya luhur bangsa Indonesia," kata Dirjen Hortikultura.


Menurut Dirjen Hoortikultura Hasanuddin Ibrahim, PF2N 2013 ini tentu saja merupakan sesuatu yang sangat penting dan strategis mengingat besarnya potensi hortikultura dalam perekonomian nasional. Produk hortikultura tidak saja dikonsumsi dalam bentuk segar, tetapi juga sebagai pemasok bahan baku industri pengolahan."Produk hortikultura juga erat kaitannya dengan pengembangan pariwisata serta sektor jasa seperti hotel dan restoran.Pengembangan hortikulutrayang melibatkan jutaan petani kecil dan menengah sarat dengan muatan teknologi mesin, peralatan, konstruksi dan design maupun bioteknologi yang senantiasa harus terus diperbaharui," jelasnya.

Oleh karena itu efek ganda pengembangan hortikultura melibatkan banyak ilmuwan dari berbagai bidang keilmuan. Dalam jang PF2N ini kita berharap semua pemangku kepentingan dapat menemukan kreasi dan inovasi yang mampu mempercepat bertumbuhnya industri hortikultura nasional.(lasman simanjuntak)
Foto-foto oleh : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini