Ads


» » » Menkes : Pelayanan Kesehatan Zaman Dulu dan Sekarang Berbeda

Jakarta, BeritaRayaOnline.Com,-Menteri Kesehatan, dr.Nafsiah Mboi melihat pelayanan kesehatan zaman dulu dan sekarang berbeda. Apa ya bedanya? Bila dulu pelayanan kesehatan sangat sulit terjangkau dan fasiltasnya sedikit, tapi tenaga kesehatannya bersatu. Beda dengan sekarang. Rumah sakit banyak, tenaga medis banyak, tapi kurang bersatu.

Begitu disampaikan Menteri Kesehatan dr.Nafsiah Mboi saat acara pembukaan Lokakarya Nasional Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan 2013 yang diadakan di Hotel Acacia, Jakarta, Rabu (30/10/2013).

"Waktu saya jadi menteri, saya keliling Indonesia. Dan saya melihat berbagai hal. Yang menarik mengenai layanan kesehatan adalah dulu, hanya ada sekitar 80 layanan kesehatan primer seperti puskesmas, posyandu dan sebagainya. Ini perannya luar biasa," kata Menkes.

Kenapa luar biasa? Karena menurut Nafsiah, ketika ia di NTT (Nusa Tenggara Timur), di dalam 1 kabupaten/kota hanya ada 1 dokter umum dan 1 spesialis. Tapi kerjasama untuk pencegahan penyakit sangat baik.

"Kami punya tenaga kesehatan yang bersedia bersama masyarakat membangun kebersihan dan pencegahan penyakit. Tapi sekarang saya kehilangan. Saya berkarir menjadi dokter sudah 50 tahun ya, dan sekarang sudah banyak fasilitas bahkan dokter menjamur tapi sedikit preventif," jelasnya.

Untuk Dokter Yang Masih "Galak"

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengimbau untuk dokter yang masih  "galak" dengan pasien per 1 Januari 2014 nanti ia akan miskin. Mengapa?

Karena Menkes menilai, dengan adanya sistem JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), masyarakat juga bisa minta dipindahkan ke rumah sakit yang dokternya lebih baik, ramah dan kompeten.
"Kalau mau rujuk rumah sakit, putuskan saja. Peserta JKN boleh pilih RS setelah beberapa bulan ikut kepersertaan. Misalkan, dalam satu RS ada dokter 'galak',maka pasien ini boleh pindah ke RS yang mungkin sudah diketahui memiliki dokter yang ramah dan melayani dengan baik," kata Menkes .

Lalu kemudian apa? Menkes mengatakan, lama-lama jumlah pasien di dokter "galak" tersebut akan berkurang. Sementara dokter yang melayani dengan baik dan gembira, jumlah pasien dan pendapatannya meningkat.

"Makanya kita harus merubah mindset yang bilang bahwa sakit itu harus ke RS. Padahal bila hanya batuk pilek tidak perlu ke dokter spesialis. Tapi bisa ke klinik atau puskesmas. Untuk itu kita berharap petugas kesehatan bukan hanya di RS tapi di layanan primer bisa melayani dengan baik," tutur Menkes.

 Upaya Pencegahan Sangat Penting

Untuk itu, dalam acara lokakarya, Menkes berharap semua orang berbicara tentang sehat. Karena menurutnya upaya pencegahan sangat penting disamping upaya pengobatan.

 Cuaca di sebagian wilayah Indonesia mulai tak menentu, sewaktu-waktu hujan bisa turun disertai angin kencang. Agar tidak mudah jatuh sakit dalam cuaca buruk seperti ini, Menteri Kesehatan menyampaikan pesan untuk masyarakat.

"Pertama, yang pasti jaga ketahanan tubuh," kata Menteri Kesehatan dr.Nafsiah Mboi saat ditemui usai membuka Lokakarya Nasional Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan tahun 2013 di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2013).

Bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh, Menkes mengatakan keseimbangan adalah kuncinya. Bila memiliki aktivitas berkegiatan tinggi, maka harus diimbangi dengan istirahat yang cukup. Ia berpesan untuk mengurangi begadang di malam hari bila tidak ingin daya tahan tubuh melemah.

Pesan Menkes berikutnya, asupan gizi yang seimbang jangan ditinggalkan. Pilihan makanan yang tepat bisa membantu meningkatkan daya tahan dan membentengi tubuh dari gempuran penyakit. "Vitamin C terutama, itu bagus untuk daya tahan tubuh," pesan Menkes.

Cuaca dingin pada musim penghujan memang banyak memicu penularan penyakit karena daya tahan tubuh melemah. Flu, pilek dan batuk (ISPA) termasuk infeksi yang banyak ditularkan pada musim hujan.

Selain itu, waspadai juga risiko kekambuhan penyakit akibat hawa dingin. Di beberapa rumah sakit, umumnya keluhan asma akan meningkat di awal-awal musim penghujan seperti sekarang ini.(dbs/lasman)






eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini