Ads


» » » Kepala Badan Litbang Pertanian : Nuklir Mampu Genjot Produktivitas Pertanian


Teks Foto : Dr.Ir.Haryono Msc, Kepala Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian (Foto : lasman Simanjuntak/ BeritaRayaOnline)

Ragunan, Pasar Minggu, BeritaRayaOnline.Com,-Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pertanian, Kementerian PertanianDr.Ir., Haryono, Msc mengakui nuklir mampu menggenjot produktifitas pertanian.

 "Saya sendiri berkepentingan kerjasama termasuk perguruan tinggi untuk menggunakan nuklir atau bio since untuk mendukung pertanian," ujar Haryono dalam workshop "Sinergi Program Penelitian Pemanfaatan Radiasi Isotop di Bidang Pertanian" di Kantor Balitbang Pertanian di Ragunan, Pasar Minggu ,Jakarta, Rabu (16/10/2013).

Dikatakannya salah satu pemanfaatan nuklir bagi pertanian bisa mengembangkan berbagai varietas unggul pangan. Sebab pangan tetap menjadi kebutuhan manusia, apalagi di tengah konservasi lahan yang begitu masif. Kebutuhan nuklir menjadi sangat penting guna mendukung sektor pertanian.

Oleh karena itu tugas penelitian dan pengembangan Kementan, lanjut Haryono setidaknya ada 3 hal. Pertama, menciptakan varietas unggul komoditas.Kedua, penciptaan teknologi pendukungnya dari hulu dan hilir . Ketiga desminasi teknologi.

Haryono menjelaskan mengenai desminasi teknologi memang masih jauh. Namun ,itu tetap akan dilakukan meskipun memakan biaya tinggi. "Mampukah kita menghasilkan dan mendongkrak produktifitas yang tinggi. Kalau bisa berlebih. Itu bisa, dengan menggunakan teknologi tinggi untuk penyilangan" kata Haryono. 

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pertanian, Kementerian Pertanian Haryono, mengatakan lagi tantangan pembangunan pertanian ke depan semakin kompleks karena jumlah penduduk yang terus meningkat, semakin terbatasnya ketersediaan lahan pertanian akibat alih fungsi lahan, terjadinya perubahan iklim, persaingan global (AFTA 2015), serta meningkatnya permintaan produk-produk pertanian dengan jaminan mutu yang baik."Tantangan tersebut haruslah kita hadapi dan kita jadikan peluang untuk mencapai keberhasilan pembangunan pertanian di Indonesia melalui pemanfaatan inovasi teknologi pertanian," katanya.

Badan Litbang Pertanian ke depan akan mengembangkan inovasi teknologi yang sangat prospektive mencakup (a) genomic research , (b) nano technology (c) aplikasi teknologi nuklir dan (d) IT. (lasman simanjuntak)


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini