Ads


» » » Ditjen SDA PU Kedepankan Tiga Strategi Program Prioritas

Serang,BeritaRayaOnline,- Dalam melaksanakan program prioritas ketahanan pangan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) mengkedepankan tiga strategi program prioritas.Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tiga program strategis Ditjen SDA tersebut Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan kegiatan Talk Show dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 3 di lokasi Bendungan Gerak,Serang,Banten, Rabu siang(30/1O/2O13).

Nara sumber yakni Ir.Abdul Hanan Ahmad,Kepala BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian, Hendi Suhendi ST,MSI,Kasie Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Dinas PU Kabupaten Serang dan Hartanto UPDT Bendungan Pamarayan.Para nara sumber mengkaitkan dengan tiga implementasi tiga program tersebut di Provinsi Banten.

Ir.Abdul Hanan Ahmad, Kepala BBWS Cidanau-Ciujung,Cidurian mengatakan tujuan dan manfaat Bendungan Pemarayan Baru yaitu menaikkan tinggi muka air Sungai Ciujung sesuai dengan elevasi daerah yang akan diairi,mengatur pembagian air yang sesuai untul memenuhi kebutuhan bagi pengguna air, sebagai pengendalian banjir, serta tempat penelitian sumber daya air.

Khusus mengenai ketahanan pangan,dijelaskan kontribusi DI Pamarayan pada ketahanan pangan di Banten dengan jumlah penduduk tahun 2O12 sebanyak 11,2 juta jiwa, jumlah penduduk yang berada di WS 3 Ci sebanyak 4,7 juta jiwa dan luas DI 68.893 Ha dan sawah tadah hujan 12.347 Ha.

Konsumsi beras 139 kg/kap/th (data BPS), rendemen padi-beras 63,2 persen, IP daerah irigasi 18O peesen dan sawah tadah hujan 1OO persen dan produktivitas sawah 4,62 ton per ha.

Hitungan untkl Provinsi Banten kebutuhan beras 11,2 jutax139 jadi 1,56 juta ton/thn.Kebutuhan padi 1,56 juta ton/63,2 persen jadi 2,46 juta ton/thn.Produksi padi total O,63 juta ton/tahun, daerah irigasi 68.893 Hax4,62 ton/hgax18O persen jadi O,57 juta ton/tahun,sawah tadah hujan 12.347x4,62 ton/ha jadi O,O6 juta ton/Ha.

"Jadi terjadi defisit sebesar 1,83 juta ton per hektare," jelas Ir.Abdul Hanan Ahmad, Kepala BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian.

Sedangkan kontribusi DI Pamarayan pada ketahanan pangan di Banten untuk kebutuhan beras 1,56 juta ton/tahun , kebutuhan padi 2,46 juta ton/tahun, produksi padi total O,17 juta ton/tahun ,daerah irigasi Pamarayan O,17 ton/tahun, maka kontribusinya mencapai kurang lebih 7 persen.

Khusus strategi peningkatan ketahanan pangan dilakukan dengan menjaga kontinyuitas ketersediaan air melalui peningkatan upaya konservasi SDA, meningkatkan investasi yang memadai untuk peningkatan infrastruktur SDA khususnya yang menunjang ketahanan pangan, serta meningkatkan kinerja pengelolaan irigasi yang dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan air,peningkatan indeks penanaman dan produktivitas sawah serta meminimalkan pemanfatan ruang irigasi dan air irigasi (sepadan dan saluran irigasi) secara illegal.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini