Ads


» » » Total Investasi PT.MMS Tahun 2013 Mencapai Sebesar Rp 480 Miliar


Balaraja Barat, Tangerang, BeritaRayaOnline.Com,-Sepanjang tahun 2013 ini total investasi PT.Marga Mandalasakti selaku penyelengara jalan tol Tangerang-Merak telah mencapai kurang lebih sebesar Rp 480 miliar."Untuk segala macam dan keperluan, antara lain , untuk proyek pelebaran jalan tol,  renovasi gerbang tol, dan penambahan lajur transaksi. Sedangkan khusus pelebaran jalan tol nilai investasi mencapai sebesar Rp 360 miliar, serta tahun ini renovasi gerang tol Balaraja, Merak, Serang Timur, dan Cilegon Timur investasinya sebesar Rp 72 miliar," jawab Wiwiek D.Santoso, Presiden Direktur PT.Marga Mandalasakti (MMS).

Ditanya wartawan BeritaRayaOnline usai  buka puasa bersama pada acara Sosialisasi Layanan Lebaran Tol Tangerang-Merak, Media Gathering PT.Marga Mandalasakti di Kantor Gerbang Tol Balaraja Barat, Tangerang, Kamis malam (18/7/2013), Wiwiek D Santoso mengatakan lagi untuk pendapatan tol yang diraih per hari mencapai Rp 1,5 miliar- Rp 1,7 miliar, sehingga total pendapatan tol Tangerang-Merak per bulan mencapai Rp 40 miliar.

Ditanya lagi oleh wartawan BeritaRayaOnline mengenai investasi PT.MMS untuk tahun depan, wanita cantik dan ayu, murah senyum, serta amat ramah dengan para wartawan ini menegaskan, investasi tahun depan tergantung dari komitmen pemerintah untuk tetap menjaga momentum politik di tanah air  yang stabil, terkendai, kondusif,dan aman, sehingga perekonomian nasional dapat terus tumbuh

."Tahun depan ada Pemilihan Umum atau Pemilu, sehingga dibutuhkan stabilitas dan keamanan di dalam negeri yang dapat menumbuhkan ekonomi secara nasional. Bagi PT.MMS investasi jalan tol merupakan investasi jangka panjang. Misalnya, untuk pekerjaan proyek pelebaran jalan tol hanya sepanjang 7,5 kilometer kita butuh waktu  sampai satu setengah tahun lebih,"katanya.

Sementara mengenai rencana kenaikan tarif tol Tangerang-Merak, Wiwiek D Santoso, Presiden Direktur PT.Marga Mandalasakti (MMS) mengatakan memang tahun ini jatuh tempo kenaikan tarif tol."Mudah-mudahan September mendatang bisa dilakukan penyesuaian tarif tol. Seharusnya Juli, tetapi mundur terus karena bertepatan dengan Lebaran. Sehabis Lebaran atau paling lambat September 2013 sudah bisa dilakukan penyesuaian tarif tol.Dua tahun lalu tarif tol Tangerang-Merak naik sebesar 9 %. Tarif tol sesuai laju inflasi BPS Serang, Provinsi Banten," ucapnya.

Khusus mengenai sosialisasi layanan Lebaran  pada JalanTol Tangerang-Merak, Wiwiek D Santoso menjelaskan Lebaran  tahun ini dari sisi pendapatan tol tentu saja turun. Hal ini dikarenakan karakter lalu lintas pada jalan tol Tangerang-Merak adalah kendaraan berat.

"Kendaraan berat bayar tol lebih mahal ketimbang kendaraan penumpang. Pada minus 10 dan plus 10 Lebaran,  kendaraan berat tidak boleh lewat tol, sehingga pendapatan tol jadi turun. Sedangkan kenaikan 10 % itu dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu. Bukan kenaikan rata-rata harian. Sebab, kalau dibandingkan kenaikan rata-rata harian, justru pendapatan tol kita pada Lebaran tahun ini turun.Karena lalu lintas arus mudik jalan tol Tangerang-Merak tak sepadat lalu lintas arus mudik pada tol Jakarta-Cikampek Lintas Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kalau lalu lintas padat, lalu macet, kita rugi. Namun, kalau lalu lintas padat, tetapi lalu lintas mengalir terus, kita dapat duit terus ....," katanya sambil tertawa lepas.

Ditambahkannya, peningkatan arus lalu lintas sebesar 10 % puncaknya pada H-6.Pada H+1jalan tol Tangerang-Merak sepi." Saking sepinya malah kita bisa main sepak bola di jalan tol,"ujarnya masih tertawa lepas."Malah H+1 Lebaran saya bisa keliling-keliling untuk nengok anak-anak yang tetap bertugas di jalan tol. Kasihan kalau tidak ditengokin tetap bertugas dalam suasana Lebaran,"katanya mengakhiri pembicaraan. (lasman)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini