Ads


» » Saham Perkebunan di Daerah Harus Dimayoritaskan Kepada Petani

Jakarta,BeritaRayaOnline.Com,-Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Rusman Heriawan mengatakan, saham perkebunan di setiap daerah harus dimayoritaskan kepada masyarakat atau petani di sekitar perkebunan tersebut. Pasalnya, perusahaan-perusahaan besar hanya memikirkan keuntungan semata tanpa memikirkan dampak dari wilayah sekitarnya.

"Masyarakat daerah harus masuk dan harus mayoritas, kita buat keseimbangan dan keadilan, realitasnya harus mayoritas," terang Rusman kepada wartawan seusai acara Semiloka Nusantara "Solusi dan Alternatif Perkebunan Sawit Berkelanjutan di Indonesia" di Hotel Alila, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Sebagai contoh, Rusman mengungkapkan, adanya pengecualian untuk perusahaan sawit yang besar, yang sudah melandai di bursa. Karena kepemilikan sahamnya sudah disebarkan ke publik. Namun, Rusman tidak mengatakan kapan akan direalisasikan, karena proses tersebut masih dalam tahap pengkajian.

"Kalau yang sudah listing kan sahamnya juga dikuasai masyarakat, mungkin ini masih harus mengkaji," tuturnya.

Dengan begitu, lanjut Rusman, implementasi dari aturan tersebut nantinya tidak memperbolehkan masyarakat di luar daerah tidak bisa menguasai atau membeli lahan di daerah lain yang bukan lahan di daerahnya tinggal.

"51 persen mayoritas petani, jangan sampai masyarakat atau petani yang jauh bisa menguasai lahan di daerah lain,"ujarnya (dbs/lasman)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini