Ads


» » » Kementerian PU Masih Kekurangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Penataan Ruang


Jakarta,BeritaRayaOnline.Com,- Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengakui pihaknya masih kekurangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) penataan ruang sebagai salah satu perangkat operasional penegakan hukum penataan ruang."Kita butuh sekitar 2000 PPNS penataan ruang, sekarang baru ada 400 PPNS. Jadi masih kekurangan  penyidik tata ruang," jelasnya.

Kepada wartawan seusai launching pengendalian pemanfaatan ruang dan koordinasi nasional Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penataan Ruang di Jakarta, Rabu pagi (17/7/2013), dijelaskannya lagi dari target sebanyak 2000 PPNS secepat mungkin akan dipenuhi kekurangannya."Misalnya, tahun depan bisa ditambah lagi menjadi 600 PPNS,tetapi terus terang saya tidak berani target dapat dipenuhi sekian,"tegasnya.

"Dalam menjaga dan menegakkan hukum penataan ruang PPNS akan bekerjasama dengan pihak kepolisian dan kejaksaaan bila ditemukan kasus-kasus pelanggaran sebagai diamanatkan Undang-Undang No.26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang,"katanya lagi.

Untuk penanganan pelanggaran penataan ruang yang berindikasi tindak pidana, undang-undang penataan ruang mengamanatkan dibentuknya PPNS sebagai salah satu perangkat operasional penegakan hukum penataan ruang. Pedoman pembentukan dan pelaksanan penyidikan oleh PPNS penataan ruang diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.13/PRT/2009 tanggal 13Juni 2009 PPNS Penataan Ruang.

PPNS Penataan Ruang merupakan garda depan dan penegakan hukum bidang penataan ruang di daerah masing-masing. PPNS Penataan Ruang mempunyai kewenangan untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan (projusticia) terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang yang mengindikasikan terjadinya tindak pidana penataan ruang.

Sebagai salah satu dukungan kinerja dan pengawasan penataan ruang serta pengendalian pemanfaatan ruang, Ditjen Penataan Ruang menyusun mekanisme penanganan pengaduan dari masyarakat terkait dengan pelanggaran pemanfaatan ruang dan mekanisme penanganan penanganan pelanggaran pemanfatan ruang di lingkungan Ditjen Penataan Ruang.(lasman)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini