Ads


» » » Jasa Marga Siapkan Berbagai Langkah Penanganan Lalulintas Bagi Pemudik Lebaran


Jakarta, BeritaRayaOline.Com-Untuk mengantisipasi lonjakan arus transaksi di gerbang tol, Jasa Marga sudah menyiapkan berbagai langkah penanganan lalu lintas guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang akan mudik Lebaran ke kampung halaman.Untuk mengantisipasi jumlah kendaraan yang meningkat drastis pada saat transaksi di Gerbang Tol (GT) Cikampek ,Jasa Marga akan memberlakukan gerbang tol tersebut hanya sebagai gerbang ke luar (pembayaran tol) mulai H-5 (situsional).

Demikian dijelaskan oleh Ir.Hasanudin, Direktur Operasi PT.Jasa Marga (Persero) Tbk kepada wartawan di Jakarta, kemarin"Jumlah gardu yang dioperasikan untuk transaksi pembayaran di gerban g tol ini mencapai 16 gardu. Sehingga diharapkan bisa mempercepat transaksi pengguna jalan tol yang akan melalui gerbang tol ini," katanya.

Sedangkan untuk memperlancar arus transaksi di ruas tol Palikanci(Cirebon), dilakukan perubahan mekanisme transaksi di ruas jalan tol Palikanci selama H-7 sampai dengan H+7,perubahan mekanisme transaksi menjadi hanya satu kali transaksi. Bila sebelumnya pengguna jalan tol harus melakukan transaksi  di GT Plambon 4 dan GT Ciperna Utama, maka pada saat arus mudik cukup transaksi di GT Ciperna saja dan saat arus balik cukup transaksi di GT Plumbon 4 saja,"ujarnya.

Untuk mengantisipasi panjangnya antrian di Gerbang Tol Cikarang Utama, Jasa Marga sudah menyiapkan petugas jemput transaksi yang akan membagikan kartu tanda masuk di gerbang tol tersebut. Selain itujika terjadi kepadatan saat arus mudik, GT Cikarang Utama 2 yang merupakan gerbang tol exit akan disiapkan sebagai gerbang tol entrance.

Direktur Operasi PT.Jasa Marga (Persero) Tbk, Hasanudin mengatakan lagi untuk memperlancar arus mudik dalam rangka Idul Fitri 2013/1434 H ini, khususnya di jalan tol Jasa Marga juga menyiapkan empat akses informasi yang bisa dimanfaatkan pengguna jalan tolagar mereka terhindar dari kemacetan di jalan tol.

Keempat akses transformasi tersebut melalui telepon Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) di nomor 021--80880123, twitter ( @ JASAMARGA),facebook (PT.Jasa Marga Persero Tbk), dan livestreaming (www.jasamargalive.com)."Diharapkan sebelum melintasi jalan tol, masyarakat bisa menghubungi salah satu dari akses inforrmasi tersebut, untuk mengetahui kondisi lalu lintas di jalur yang akan dilalui," ujarnya.

Para petugas di JMTIC ini selain dapat memberikan informasi kondisi lalu lintas terkini, juga dapat memberikan bantuan kepada pengguna jalan tol sesuai kebutuhan, misalnya, mobil derek ,petugas  layanan jalan tol, petugas PJR atau bahkan mobil ambulance apabila memerlukan bantuan kesehatan. Sedangkan dari twiter dan face book pengguna jalan bisa mengetahui kondisi lalu lintas yang realtime, karena status di face book dan twitter inni akan di-update maksimal setiap 30  menit sekali. Seiiring dengan peningkatan jumlah pengguna jalan tol yang membutuhkan informasi kondisi terkini jalan tol Jasa Marga traffic inforrmation center kini dioperasikan oleh 48 karyawan.

Sedangkan melalui livestreaming yang dapat diakses dari smartphone dapat digunakan untuk mengetahui kondisi lalu lintas secara realtime secara visual karena Jasa Marga sudah menempatkan lebih dari 248 kamera (CCTV) di seluruh jalan tol yang dikelolanya. Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat merencanakan keberangkatannya setelah mengetahui kondisi lalu lintas melalui empat akses informasi yang sudah disiapkan.

Selain akses informasi Jasa Marga juga sudah memasang 36 variable message sign (VMS) di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga bik yang ada di Jabotabek, Bandung, dan Surabaya. VMS ini dimaksudkan untuk memberikan informasi tentang kondisi lalu lintas di depannya, pengguna jalan tol dapat merencanakan rute perjalanannya.

Tol Semarang-Solo

Untuk memperlancar arus lalu lintas dari arah Semarang menuju Solo tau yogjakarta, Jasa Marga akan membuka ruas tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen mulai H-7 sampai dengan H+7 , khusus untuk kendaraan golongan I (kendaraan kecil sejenis sedan atau minibus/SUV)."Berhubung ruas tol ini baru selesai 100 %, maka yang difungsikan hanya satu jalur saja..Pada saat arus mudik, ruas tol ini akan melayani kendaraan dari arah Bawen ke Ungaran dan lanjut ke ruas Semarang-Ungaran yang sudah beroperasi sejak tahun 2011, "katanya.

Dengan demikian diharapkan dengan difungsikannya ruas tol ini, masyarakat tidak terjebak dengan kepadatan arus lalu lintas di jalan arteri antara Semarang s/d Bawen."Meskipun jalan ini belum selesai, kami sudah memasang rambu-rambu di ruas tersebut untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol," ujar Hasanudin.(lasman)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini