Ads


» » » Impor Cabai dan Daging Dilakukan Bukan Karena Keterbatasan Pasokan,Tetapi Untuk Stabilkan Harga



Bogor, BeritaRayaOnlineCom,-Menteri Pertanian Suswono akan minta Menteri Perdagangan untuk segera meminta para importir yang telah memiliki izin impor  segera mengimpor sejumlah komoditas seperti cabai dan daging sapi guna stabilkan harga .Jika tidak, dikhawatirkan harga komoditas pangan saat ini akan terus melambung yang akan memberatkan masyarakat jelang Puasa dan Lebaran 2013.

Hal ini disampaikannya kepada wartawan usai mengunjungi Pasar Induk Baru Bogor di Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, dilanjutkan dengan melihat Peternakan Rakyat di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang Kabupaten Bogor dan Pasar Induk Kemang Jalan Kyai Haji Soleh Hasan, Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (4/7/2013).

"Impor itu dilakukan bukan karena keterbatasan pasokan.Namun untuk menstabilkan harga komoditas,"jelasnya.

Dalam kunjungan kedua pasar di Kota Bogor tersebut, Menteri Pertanian Suswono didampingi Achmad Suryana, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, ditemukan harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan.Padahal, pasokan relatif stabil.




Harga ayam di Pasar Induk Baru Bogor, naik dari Rp 30.000 per kg, menjadi Rp 38.000sampai Rp 40.000 kg.Salah satu penjual ayam di pasar tersebut, Sumarno (31), mengatakan harga ayam naik sejak seminggu lalu. Kenaikan disebabkan spekulasi menghadapi Puasa dan Lebaran. Sementara harga jual ayam  rakyat di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang,ke pedagang eceran saat ini hanya Rp 20.000 per kg, di mana sebelumnya hanya Rp 15.000 per kg.

Ketua Gabungan Organisasi Peternak Nasional, Agus Suwarna, menjelaskan pasokan ayam untuk Puasa dan Lebaran mencukupi. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, harga yam akan cenderung turun pada minggu pertama dan kedua. Namun, akan naik menjelang Lebaran.

Harga daging sapi naik dari Rp 90.000 per kg menjadi Rp 95.000 per kg.Menurut penjual daging sapi, Gugun (24) menjelang Lebaran harga daging sapi paling tinggi Rp 100.000 per kg."Jadi harga daging sapi bisa naik Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu sampai Lebaran nanti.Harga naik lebih karena spekulasi menjelang Puasa dan Lebaran,"ujarnya.

Demikian juga beras rata-rata naikRp 1.000per kg. Beras Pandan Wangi, misalnya, naik dari Rp 7000 menjadi Rp 8000 per liter. Memasuki masa Lebaran, sejumlah pedagang menuturkan harga beras kemungkinan akan naik menjadi Rp 1.500 per liter. Demikian pula harga telur naik dari Rp 19.000 menjadi Rp 25.000 kg.

Di Pasar Induk Kemang di Jalan Kyai Haji Soleh Hasan, Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, untuk harga bawang Brebes naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 38.000 per kg. Kenaikan harga itu akibat distribusi terlambat dari sentra produksi. Biasanya pedagang setiap hari mendapatkan pasokan.Namun, sejak beberapa minggu dalam dua hari hanya mendapatkan satu kali pasokan. Pasokan biasanya 2 ton per hari. Kini, tinggal 1,5 ton setiap dua hari sekali.

Harga cabai merah naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 27.000 per kg. Adapun harga bawang putih turun dari Rp 40.000  per kg, menjadi Rp 8000 per kg.

Pasar Baru Bogor yang dikunjungi Menteri Pertanian Suswono, Jumat sore (5/7/2013) merupakan salah satu pasar grosir yang menjual bahan pangan baik sayuran, ikan, daging, serta bahan pangan strategis lainnya. Luas pasar 14.687 M2 dengan jumlah kios 1.104 unit, dengan jumlah pedagang sebanyak 539 pedagang.

Peternakan ayam rakyat di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, merupakan peternakan rakyat yang menjadi anggota dari Persatuan Peternak Unggas Nusantara (PPUN) yang mempunyai populasi hingga saatsebesar 25.000- 30.000 ekor, dengan usia 31 hari dan berat 1,35 kg berat hidup.Rencana panen Senin, 8 Juli 2013.

Pasar Induk Kemang yang terakhir didatangi Menteri Pertanian Suswono yaitu merupakan pasar induk sayuran yang berada di Kota Bogor di bawah pengelolaan PT.Galfindo di Jln.Kapuk Kamal, Jakarta Utara. Luas pasar 3 hektar dengan jumlah kios 104 unit dan los 1.526 unit, dengan jumlah pedagang kurang lebih sebanyak 827 pedagang.(lasman)



Foto-foto oleh : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline.

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini