Ads


» » » Ir.Priyo Sambodo : Banjir Wilayah Cimanuk yang Serang Pantura Pindah Tempat Karena Robs


Cirebon, BeritaRayaOnline,-"Banjir wilayah Cimanuk yang serang kawasan Pantura sudah tidak ada lagi. Namun, banjir pindah tempat, salah satu penyebabnya adalah robs . Sehingga daerah di sini dilayani dengan 194 embung-embung di lapangan, dengan biaya konstruksinya sampai tahun 2027 sebesar Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar, kita bangun jetis,"ujar Ir.Priyo Sambodo, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (WS) Cimanuk-Cisanggarung didampingi  Drs.Wardjono,MM, Kasubid Hubungan Media Puskom Kementerian PU, pada pertemuan dengan wartawan- termasuk wartawan BeritaRayaOnline- bertempat di Hotel Santika, Cirebon, Jumat (28/6/2013).

Menurutnya, kejadian banjir 2008-2011 di WS Cimanuk Cisanggarung daerah genangan banjir dominan terletak di daerah hilir-tengah WS Cimanuk-Cisanggarung, luas genangan 14.717 Ha selama 4 tahun atau rerata 3.679,25 ha/tahun. S

Sedangkan kejadian banjir2012-2013 dii WS Cimanuk Cisanggarung daerah genangan banjirdominan terletak di daerah hilir WS Cimanuk-Cisanggarung, daerah hilir sesuai untuk dikembangkan retarding basin, luas genangan 7.854 Ha selama 2 tahun atau rerata 3.927 ha/tahun. "Diprediksi luas genangan banjir  tinggal di daerah tepi pantai seluas kurang lebih 1.745 ha karena terpengaruh oleh air laut pasang,' jelas Ir.Priyo Sambodo Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (WS) Cimanuk-Cisanggarung.

Khusus menjelaskan mengenai program ketahanan pangan dan pengendalian banjir WS Cimanuk-Cisanggarung, ia mengatakan pembagian DAS WS Cimanuk-Cisanggarung (Keppres 12 tahun 2012) terdapat 25 DAS, dengan 2 DAS utama yaitu DAS Cimanuk dan DAS Cisanggarung. Wilayah administrasi WS Cimanuk-Cisanggarung terdapat 2 provinsi (Jawa Barat dan Jawa Tengah), terdapat 7 kabupaten (Garut, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Cirebon, dan Brebes), dan terdapat 1 kota ((Cirebon).

"Penataan ruang nasional dalam WS Cimanuk Cisanggarung masuk dalam kawasan andalan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Kota Cirebon sebagai PKN atau pusat kegiatan nasional, dan keterkaitan WS Cimanuk-Cisanggarung dengan kawasan andalan 'bregas' Brebes, tegal, dan Slawi serta kerjasama 'cibening' Cirebon, Brebes, dan Kuningan,'katanya.

Kecenderungan pola ruang di bagian hilir WS Cimanuk-Cisanggarung yaitu permukiman perkotaan, industri, perdagangan, jasa, pertanian, dan perikanan. Kecenderungan pola ruang di bagian tengah WS Cimanuk-Cisanggarung yaitu permukiman perkotaan, perdagangan dan jasa, pertanian dan perkebunan. Kecenderungan pola ruang di bagian hulu WS Cimanuk-Cisanggarung yaitu permukiman perdesaan, pertanian, perkebunan dan kehutanan.

Rencana pengembangan prasarana strategis di WS Cimanuk-Cisanggarung yakni pelabuhan Cirebon, bandara internasional Kertajati, jalan tol Cikampek-Palimanan, jalan tol Cisumdawu, kilang minyak Balongan, dan kawasan wisata panas bumi Sangkan Hurip."Semua ini akan berakhir dengan satu pertanyaan, mana air minumnya? ," kata Ir.Priyo.

Untuk prediksi ke depan pola PSDA Neraca Air Skenarion 3 (pertumbuhan ekonomi tinggi) hasil rapat TKPSDA 28 Juni 2011, luas hutan 1549 Km2, ketersediaan air 13.556 juta m3/tahun, luas irigasi 213.321 H, jumlah penduduk 7.697.116.(lasman simanjuntak)




eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini