Ads


» » » HPJI Perlu Dukung REAAA Wujudkan Konektivitas Jaringan Jalan













Jakarta, BeritaRayaOnline.Com,-Anggota Himpunan Pengembang Jalan Indonesia (HPJI) diminta untuk mendukung kegiatan Road Engineering Association Of Asia dan Australasia (REAAA). Pasalnya Asosiasi yang khusus berkiprah dibidang pengembangan jaringan jalan ini sangat erat kaitannya dengan visi yang diemban anggota HPJI.
  
Adapun visi dari REAAA adalah  mewujudkan jaringan jalan yang sinergis antar negara yang merupakan sesama anggotanya. Sejak dibentuk 1973, kini sudah beranggotakan 1.880 orang dan berasal dari 36 negara. Asosiasi ini telah menganggendakan akan mengadakan pertemuan di Indonesia yakni April 2014 mendatang di Bali

“Tantangan pengembangan jalan semakin meningkat. Konektivitas sangat vital. logistic cost kita masih sebesar 14%. Yang kita ingin capai di bawah 10%,” tegas Hermanto Dardak selaku Presiden REAA saat memberikan arahan kepada anggota HPJI yang tengah melaksanakan Rakernas ke -2  di Jakarta (5/6/2013).

Hermanto Dardak yang terpilih menjadi Presiden REAAA Maret lalu menyatakan, upaya percepatan pembangunan jalan ke depan perlu ditingkatkan. Karena infrastruktur jalan sangat dominan perannanya dalam membangun pertumbuhan ekonomi nasional. Disisi lain, tingkat daya saing kita relatif menurun khususnya bidang jalan. Padahal, Presiden berharap Indonesia di tahun 2025, 2030 dan 2050 menjadi Negara peringkat 10 atau ke 6 dalam hal kemajuan pertumbuhan ekonominya. Presiden tidak ingin middle income trap seperti yang dialami negara-negara lain. 

“Tantangan terhadap pembangunan jalan sebagai penggerak pembangunan ekonomi sudah dicanangkan. Tetapi apa gerakan yang kita lakukan. Sementara Malaysia selalu duduk sebagai Sekretariat Asosiasi yang membiayai setiap pertemuan. Dampaknya,  daya saing Malaysia di bidang jalan lebih baik dari kita,” tuturnya.

Dirjen Bina Marga, Djoko Murjanto selaku Ketua Umum HPJI dalam arahannya mengajak anggota agar dapat bekerja dengan benar mengingat asosiasi ini adalah terbesar dibidangnya.
”Disisi lain, karena anggotanya terbesar maka tanggung jawab yang di emban asosiasi  ini terhadap dunia konstruksi juga besar.  Tanggung jawab perlu disadari anggota HPJI sekaligus  menjadi dasar untuk memajukan organisasi ke depan.

Dalam keanggotaan REAAA, terdapat sejumlah pengurus yang berasal dari Indonesia antara lain Djoko Murjanto menduduki Enchange  membership coordinator. Selain itu Indonesia Country Member oleh Poedji Rahardjo, Member of Sub Comiitee oleh Hediyanto W Husaini. Sayangnya untuk membership strength : 97 individual sedangkan Institutional hanya 14 personil. Angka ini dinilai Hermanto Dardak, masih kurang

Dalam kesempatan yang sama Sekjen HPJI Poedji Rahardjo Menegaskan Rakernas merupakan forum efektif untuk saling menyemangati atau menginspirasikan  dalam rangka membangun momentum akitivitas HPJI. Selain itu, peran HPJI adalah mewadahi para stakeholder pengembang jalan Indonesia agar mampu meningkatkan karya yang lebih bermutu. (lasman)
Sumber Berita dan Foto :Pusat Komunikasi Publik Kementerian PU

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini